Hanya di Kabupaten Samosir, marga Sinaga dan boru 14 ribu orang
By
On 5 Februari 2012 At 00:36
Category : Kabupaten Samosir
Tags : Bupati, Palipi, Sinaga
Responses : 23 Comments

Mangihut Sinaga dan Markito Sinaga. Foto: Hayun Gultom
Punguan Pomparan Toga Sinaga dohot Boruna (PPTSB) terbentuk pada tahun 1940 di Medan. Lalu di daerah-daerah terbentuk diberi nama sektor, kemudian meningkat menjadi cabang. Di Kabupaten Samosir PPTSB dengan sebutan Cabang Kabupaten Samosir mulai terbentuk tahun 2004.
KoranTapanuli.com | Gorat, Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir | Berita Hayun Gultom
Tahun ini adalah Musyawarah Cabang yang ke-2 dilangsungkan di Hotel Gorat, Palipi, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Sabtu, 4 Februari 2012.
Meski sebuah “punguan” marga, namun menjadi ketua PPTSB adalah salah satu jabatan bergengsi, dikarenakan keanggotaan organisasi mencapai 14.000 orang lebih hanya di Kabupaten Samosir. Sehingga Muscab PPTSB di Samosir berlangsung sangat alot, mulai dari persiapan Muscab sampai hari H pelaksanaan, melebihi muscab sebuah partai politik.
Sebanyak 44 peserta yang mewakili tiap-tiap sektor untuk memberikan hak suara mencalonkan 5 orang kandidat untuk maju sebagai calon. Sesuai jumlah suara yang mencalonkan mereka, maka dua orang lolos dan tiga gugur.
Kemarin dalam muscab marga Sinaga ini 19 orang mengusulkan Markito Sinaga dan 18 orang mengusulkan Mangihut Sinaga. Selama kurang lebih 2 jam kedua kandidat berembuk dan akhirnya Markito Sinaga mengalah dan memberikan kesempatan kepada Mangihut Sinaga sebagai ketua untuk memimpin PPTSB periode 2012-2016. Sedangkan Markito jadi ketua harian.
Tidak dipungkiri kalau kumpulan marga yang besar ini di Kabupaten Samosir termasuk salah satu yang diperhitungkan dalam memberi dukungan kepada anggotanya menjadi calon bupati atau anggota DPRD dalam sebuah pesta demokrasi.
Jika hanya ada satu orang marga Sinaga yang menjadi calon Bupati Samosir pada periode mendatang, dipastikan marga Sinaga itu akan menang, demikian pendapat beberapa orang yang didengarkan Koran Tapanuli.RR Sinaga, ketua PPTSB periode yang lalu, dalam kata sambutannya di acara Muscab mengimbau agar PPTSB ke depan dapat lebih solid, dapat lebih menyatukan pendapat antara pengurus pusat dan daerah. “Karena pengurus yang di pusat dan di daerah sering berbeda dalam memberi dukungan,” katanya.
Dalam kata sambutan, Osbet Sinaga selaku pengurus pusat PPTSB juga menyinggung tentang perlunya kebersamaan marga Sinaga. “Marga Sinaga itu luar biasa,” katanya. Dari segi jumlah, marga Sinaga itu marga yang besar, memiliki kampung di sejumlah daerah di Tanah Batak. Dari segi kualitas, ada yang jenderal, professor, dan yang lain. “Memang ada juga yang preman atau pencopet,” katanya disambut tawa peserta muscab.
Osbet menambahkan, di Kabupaten Tapanuli Utara marga Sinaga empat kali jadi bupati. Sekarang di Kabupaten Samosir, Wakil Bupati adalah Ir. Mangadap Sinaga. “Ke depan kita tingkatkan menjadi bupati,” katanya.
Seusai acara, situs Koran Tapanuli menyempatkan berbincang-bincang dengan Markito Sinaga. Dari segi jumlah dukungan yang mencalonkannya, sebenarnya Markito unggul satu suara. Beberapa peserta juga memprediksi kalau Markito akan menang jika dilakukan pemilihan. Tapi kenapa ia tidak bersikeras untuk dilakukan pemilihan?
Markito mengatakan, “Ini demi menjaga keharmonisan dalam organisasi dan kemajuan PPTSB ke depan. Saya lihat situasinya sudah sangat tegang. Untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, saya kira ini adalah jalan terbaik. Saya tidak bisa lepas dari keluarga besar Sinaga. Saya juga akan tetap memberikan perhatian saya pada Punguan Pomparan Toga Sinaga dohot Boruna.”
| Tweet |







jangan hanya gengsi gengsian untuk menjadi pemimpin
siapapun yg menjabat harapan hanya satu “menuju kearah yg lebih baik” ……
buktikan klo anda memAng seorang pemimpin bukan PEMIMPI
Ben”s Pandiangan
PPTS Cab.Dairi (Toga Sinaga ) di Kab.Dairi sudah berdiri sejak Mubes Tahun 1986 sampai sekarang( 2012 ) 26
ribu KK
Horasma dihita pomparan sinaga na adong di portibion .au marga sinaga sian porti sipangan bolon.